Baterai berperan besar dalam menunjang kinerja laptop, terutama untuk penggunaan tanpa sambungan listrik. Seiring waktu dan pemakaian, performa baterai pasti akan menurun. Laptop yang awalnya bisa bertahan berjam-jam, lama-kelamaan menjadi cepat habis, bahkan harus selalu terhubung ke charger. Oleh karena itu, penting bagi pengguna Windows untuk mengetahui cara mengecek kesehatan baterai laptop secara berkala agar bisa mengambil tindakan sebelum baterai benar-benar rusak.
tulisan ini akan membahas cara cek kesehatan baterai laptop di Windows secara lengkap, mulai dari fitur bawaan Windows hingga tips membaca hasilnya.
Mengapa Perlu Mengecek Kesehatan Baterai Laptop?
Banyak pengguna laptop hanya menyadari baterainya bermasalah ketika laptop sudah tidak bisa menyala tanpa charger. Padahal, tanda-tanda penurunan kesehatan baterai bisa diketahui lebih awal. Dengan mengecek kesehatan baterai, kamu bisa:
- Mengetahui apakah baterai masih layak pakai
- Memperkirakan waktu penggantian baterai
- Mencegah kerusakan lebih parah pada laptop
- Mengoptimalkan kebiasaan penggunaan baterai
Pengecekan ini sangat berguna baik untuk pengguna harian, pekerja, mahasiswa, maupun sebelum membeli laptop bekas.
Kali ini saya akan mempraktekkan pengecekan dengan menggunakan CMD (Tanpa Aplikasi). Windows memiliki fitur bawaan untuk membuat laporan kesehatan baterai tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.
Mari kita langsung saja ke langkah - langkahnya :
1. Tekan Windows + R dan akan muncul seperti gambar dibawah ini.
2. Lalu ketikkan "cmd"
3. Setelah itu tekan tombol CTRL + SHIFT + ENTER. Dan akan muncul seperti gambar dibawah ini.
4. Setelah itu ketikkan perintah ini "powercfg /batteryreport" seperti gambar dibawah ini.
5. Setelah proses selesai, akan muncul lokasi file laporan baterai.Seperti gambar dibawah ini.
6. Setelah itu kita akan cari file laporan baterai itu ada dimana. Digambar tertera tulisan "C:\Windows\system32\battery-report.html". Jadi saya akan membuka File Explorer terlebih dahulu.
7. Lalu kita klik Local Disk C dan cari folder tulisan windows
8. Setelah ketemu kita klik dan cari folder system32
9. Setelah ketemu kita klik dan cari file battery-report.html nya
10. Setelah ketemu kamu buka file tersebut menggunakan browser (Chrome, Edge, atau Firefox). Dan nanti akan muncul gambar seperti dibawah ini.
Saat file terbuka, kamu akan melihat beberapa informasi penting. Berikut bagian yang perlu diperhatikan oleh pemula:
1. Design Capasity
Ini adalah kapasitas baterai saat masih baru dari pabrik.
2. Full Charge Capacity
Menunjukkan kapasitas baterai saat ini setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.
Jika angka Full Charge Capacity jauh lebih kecil dari Design Capacity, artinya kesehatan baterai sudah menurun.
Contoh:
Design Capacity: 60.000 mWh
Full Charge Capacity: 30.000 mWh
Artinya baterai sudah berkurang sekitar 50%.
Tapi jika seperti gambar diatas terlihat baterai full charge capasity hanya 760 mWh. Artinya baterai sudah berkurang sekitar 98,7%. Maka kesimpulannya baterai tersebut sudah rusak parah dan hampir mati total.
3. Cycle Count
Cycle count menunjukkan berapa kali baterai mengalami siklus pengisian penuh. Semakin tinggi angkanya, semakin menurun kualitas baterai.
Sebagai gambaran umum:
0–300 cycle → masih baik
300–700 cycle → mulai menurun
700 cycle → sebaiknya mulai dipertimbangkan ganti baterai
Jika Cycle Count pada baterai laptop menunjukkan tanda “–” (strip), artinya Windows tidak bisa membaca atau tidak mendapatkan data siklus pengisian baterai. Ini bukan selalu berarti baterai rusak, tapi ada beberapa kemungkinan penyebabnya.
4. Battery Usage dan Usage History
Bagian ini menampilkan riwayat pemakaian baterai, kapan digunakan, kapan di-charge, dan berapa lama daya bertahan. Ini membantu mengetahui pola penggunaan sehari-hari.
Jadi, kesimpulannya mengecek kesehatan baterai laptop di Windows sebenarnya sangat mudah dan bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan. Dengan menggunakan fitur battery report dari CMD, kamu bisa mengetahui kondisi baterai secara detail dan akurat. Langkah ini sangat penting untuk menghindari masalah baterai mendadak, terutama bagi pengguna yang sering bekerja mobile.
Dengan rutin mengecek dan menjaga pola penggunaan, baterai laptop bisa bertahan lebih lama dan performa laptop tetap optimal.
Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kamu yang membacanya. Terimakasih.